Kunjungan Mahasiswa “Hongkong University” ke DPP SYARIKAT ISLAM

Diposting oleh : Admin Syarikat Islam | Sunday, 8 January 2017. 21.38 WIB
22 Comments

Humas DPP – Sabtu, 7 Januari 2017, tepatnya pukul 19.00 seperti biasa di halaman Kantor DPP Syarikat Islam, yang beralamat di Jl.  Diponegoro no 43. Menteng, para penggiat teater serikat pekerja rumah tangga sedang berlatih untuk mementaskan drama berjudul PRAANG pada bulan Februari nanti.

Namun, malam ini tidak seperti biasanya, karena kami mendapat kunjungan dari perwakilan mahasiswa jurusan Matematika Hongkong University yang berjumlah 17 orang.

Saat sesi sharing dimulai, salah satu dari mereka menceritakan bagaimana kehidupan para TKW asal Indonesia yang tinggal di rumah mereka. Jumlah TKW asal Indonesia di Hongkong sangat banyak dengan waktu bekerja rata-rata 12 jam per hari, hingga belasan tahun lamanya. Keadaan tersebut membuat para mahasiswa Hongkong University ingin tahu lebih jauh tentang pekerja rumah tangga asal Indonesia, mengenai apa yang melatarbelakangi para TKW asal Indonesia bekerja di Hongkong sampai harus  meninggalkan sanak keluarganya hingga bertahun-tahun.

Lita Anggraini, selaku  ketua JALA PRT menjelaskan bahwa banyak faktor yang melatarbelakangi alasan keberangkatan para wanita Indonesia untuk bekerja di negeri orang. Salah satunya adalah pendapatan yang didapat. Indonesia cenderung memberikan gaji (salary) di bawah dari gaji yang ditawarkan oleh para majiikan di luar negeri. Meskipun mereka harus mengalami pemotongan gaji oleh agen, para wanita pekerja ini tetap memperhitungkan bahwa pendapat di luar tetap lebih tinggi.

Dalam sesi sharing selanjutnya yang dipandu oleh Sultan Aun Karbela, mahasiswa UI, juga penggiat Rumah Baca HOS Tjokroaminoto, menjelaskan keberadaan islam di Indonesia. Sharing dimulai dengan pandangan negara lain tentang islam di Indonesia, yaitu seputar kegiatan organisasi islam yang berhubungan dengan issu radikalisme dan terorisme.

 

Maksud dari penyampaian hal tersebut adalah untuk menghadirkan sebuah persepsi bahwa ajaran agama Islam tidak seperti banyak disangkakan melainkan memberikan  rasa nyaman dan damai sejalan dengan cita-cita organisasi Syarikat Islam, juga dijelaskan tentang peranan penting syarikat Islam sebagai organisasi pertama di Indonesia dalam menentang kapitalisme dan imperialisme dan mewujudkan Indonesia merdeka dari segala bentuk penjajahan

 

Komentar


Komentar anda tentang berita ini :