Pelantikan DPW Syarikat Islam Sulawesi Barat.

Diposting oleh : Aulia Tahkim Tjokroaminoto | Saturday, 29 July 2017. 15.31 WIB
20 Comments

Ketua Umum DPP Syarikat Islam, 25 Juli 2017, pagi melantik jajaran kepengurusan Dewan Pimpinan Wilayah Syarikat Islam Sulawesi Barat di kota Mamuju. Dalam sambutannya beliau mengatakan bahwa Syarikat Islam adalah organisasi ¬†yang pertama kali menuntut kemerdekaan kepada pemerintah hindia belanda. Melalui kongres Nasionalnya di alun alun kota Bandung pada 16 Juni 2016,HOS Tjokroaminoto mengucapkan pidato yang terkenal dengan Pidato ” Zelfbestuur “, menuntut kepada pemerintah hindia belanda agar kepada bangsa Indonesia diberikan Pemerintahan Sendiri. Itulah hal yang kemudian memaksa pemerintah Hindia Belanda membentuk Volksraad yang merupakan Dewan Perwakilan Rakyat pertama di Indonesia.

Syarikat Islam juga merupakan wadah perkaderan bagi para tokoh muda kemudian menjadi pendiri bangsa, seperti Semaun, Alimin, Musso yang berhaluan kiri, Kartosuwiryo, AM Sangaji, Soekarno, Abikoesno Tjokrosoejoeso dan lain sebagainya. Begitu juga tokoh pendiri organisasi kemasyarakatan yang berdiri paling awal di Indonesia, pernah menjadi anggota Syarikat Islam, seperti K.H. Ahmad Dahlan, dan K.H. Abdul Wahab Hasbullah.

 

Dalam Majelis Tahkim/Kongres Nasional ke 40, Syarikat Islam telah berazam untuk membangun bangsa melalui Dakwah Ekonomi. karena untuk mewujudkan kemandirian ekonomi, haruslah diperkuat ekonomi rakyat. Tidak bisa kita menggantungkan Perekonomian Nasional kepada hanya segelintir Pengusaha. Begitu pula tidak boleh terjadi penguasaan asset dan modal hanya dimiliki oleh sekelompok orang. “Bayangkan jika 50 orang pengusaha di Indonesia bangkrut, maka rakyat akan mengalami kesusahan.

 

Mukernas I Syarikat Islam di Cisarua pada bulan Mei 2017 lalu telah merekomendasikan antara lain “menjadikan Desa sebagai pusat pertumbuhan”. Itulah sebabnya Program program di bidang ekonomi kedepan akan segera membentuk koperasi koperasi di tingkat cabang dengan nama Koperasi Perdagangan Syarikat Islam, disingkat KOPSI. Ditingkat Wilayah PUSKOPSI dan di tingkat pusat INKOPSI.

 

Selain itu, setiap DPW dan DPC, nantinya harus memiliki Kantor Dagang Syarikat Islam yang berfungsi memberikan bimbingan, kemitraan dan pelatihan bagi kaum untuk menjadi pelaku ekonomi yang handal.

 

Ikut dilantik mendampingi H. Anshar Nur Hasanuddin, MA adalah wakil Bupati Mamuju, Irwan S.P. Pababari, MAP.

Dalam sambutannya Wakil Gubernur Sulawesi Barat, Dra. Ani Anggraeni Anwar, mengucapkan selamat dan harapan agar Syarikat Islam dapat memberikan kontribusi positif dalam pembangunan SDM yang malaqbia (mulia) “Semangat dan sita luhur Syarikat Islam harus dilanjutkan dalam bentuk partisipasi pembangunan”. kata wakil Gubernur. Lebih lanjut dikatakan “Organisasi ini merupakan pelopor yang lintas etnis dan kelas, yang amat kita harapkan dalam perjuangan kebangsaan di masa depan”.

 

Komentar


Komentar anda tentang berita ini :